GUBERNUR 

KEPULAUAN RIAU

Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si

ARSIP

Arsip Berita

    (GPR) Kominfo

Invalid or Broken rss link.

* 27 Maret, Isdianto Dilantik di Istana

Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan bahwa Mendagri Tjahjo Kumolo menginginkan Kepulauan Riau tetap dalam suasana kondusif. Dengan dilantiknya Wakil Gubernur Kepri, waktu yang tersisa harus dimaksimalkan dengan kerja-kerja yang semakin baik lagi.

“Alhamdulillah, 27 Maret saya sudah ada wakil Gubernur,” kata Gubernur saat membuka konferensi pers di lantai dasar Gedung A Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (22/3) siang.

Konferensi pers ihwal pelantikan Wakil Gubernur Kepri, disampaikan setelah Gubernur melakukan pertemuan dengan Mendagri. Dalam pertemuan itu, Mendagri didampingi Dirjen Otda Sumarsono dan Plt Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo. Dari Kepri hadir juga Ketua DPRD Jumaga Nadeak dan Wakil Gubernur terpilih Isdianto. 

Usai pertemuan itu, Gubernur Nurdin bersama Nadeak, Isdianto dan Sumarsono langsung menggelar konferensi pers.

Penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur sisa masa jabatan 2016-2021 ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 44/P/2018. Keppres itu ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Maret 2018.

Gubernur mengatakan, sebagai prajurit, dia tentu akan mengamankan semua ini. Gubernur menegaskan dia akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Ke depan, tentu dengan koordinasi bersama Ketua DPRD, anggota DPRD dan Wakil Gubernur.

Menurut Gubernur, kehadiran wakil gubernur ini akan dapat membantu kerja-kerja ke depannya. Apalagi menurut Gubernur dia memang agak kewalahan ketika menakhodai Kepri hanya sendiri.

“Kami mohon doa dari masyarakat semua supaya kami bisa bekerja secara maksimal. Jangan ada menterjemah lain-lain lagi,” kata Gubernur.

Menurut Gubernur, kehadiran Wagub membuat dia bisa juga menikmati waktu-waktu istirahat. Demikian juga dengan pembagian kegiatan. Apalagi dalam pertemuan dengan Mendagri, kata Gubernur, Ketua DPRD menyampaikan bahwa dirinya sangat sering berada di lapangan.

Gubernur menegaskan pihaknya akan bekerja maksimal dalam waktu tiga tahun ini. Pelayanan kepada masyarakat, pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur dan lainnya akan semakin dimaksimalkan.

“Katakanlah saya mengambil kebijakan, Pak Wakil bersama Sekda dan OPD mengamankan kebijakan itu,” kata Gubernur.

Pelantikan ini juga, menurut Gubernur mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat. Bahkan beberapa kelompok masyarakat sering menanyakan kapan pelantikannya. Gubernur mengatakan dia selalu menjawab bahwa semua itu berproses di Kementerian Dalam Negeri. 

“Tadi dijelaskan juga oleh Pak Mendagri dan Dirjen Otda bahwa semuanya prosesnya ada di Kemendagri.  Kini semua sudah jelas,” kata Bupati Karimun dua periode ini.

Soal berproses di Kemendagri juga ditegaskan Dirjen Otda Sumarsono. Lamanya proses ini ada pada regulasi. Peran Gubernur itu sifatnya administratif saja.

“Dari sekian daerah yang terkesan kok lama dan disalahkan gubernunya seolah gubernurnya menghambat, gubernurnya tidak mau ada wakil, kasihan gubernunya. Padahal gubernurnya cuma administratif. Kemudian prosesnya ada di Kemendagri,” kata Sumarsono.

Sumarsono menyampaikan, sekarang Menteri hanya ingin memastikan bahwa proses ini selesai. Setelah proses ini, Menteri mengharapkan, Gubernur, Wagub dan DPRD memberikan contoh Kepri adalah model pemerintahan yang harmonis dan terbaik di Indonesia. 

“Jangan seperti Kalimantan Utara. Insya Allah 27 (Maret) pelantikan. Setelah itu mulai bekerja membangun Kepri yang berjaya,” kata Sumarsono.

Jumaga Nadeak mengatakan, dia sebagai Ketua DPRD Kepri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mendagri dan Dirjen Otda dengan terbitnya Keppres ini. Dia berharap Gubernur dan Wakil Gubernur saling mendukung dalam hal pelaksanaan pembangunan

“Kami merasa puas. Kami warga dan masyarakat Kepri menerima dengan lapang dada keberadaan gubernur dan wakil gubernur untuk melaksanakan pembangunan di Provinsi Kepri. Dengan adanya gubernur dan wakil gubernur menjadi satu mudah mudahan membawa kemajuan Provinsi Kepri,” kata Nadeak. 

 

PPID

Pedoman Pelayanan Informasi & Dokumentasi

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

TRANSPARANSI

Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    BUKU TAMU

  LINK KABUPATEN KOTA

    PENGUNJUNG 

3865935
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
46
193
348
4580
7909
6958
3865935

15.02%
18.39%
9.81%
2.57%
0.89%
53.31%

IP Anda : 18.208.159.25